Dimensi Intelektual: Sarana Khas Bagi Serikat

  1. Pater Arrupe dalam suratnya kepada seluruh Serikat, “Kerasulan Intelektual dalam Perutusan Serikat Masa kini” (25 Desember 1976), mencatat: teologi, filsafat, pengetahuan umum, matematika dan ilmu alam, riset, pengajaran dan bentuk-bentuk kerasulan yang berkatian dengan intelektual, sastra, seni dan media masa, penerbitan dan propagandanya adalah bidang-bidang khas kerasulan intelektual. Melalui ini semua, Yesuit dapat mempelajari lebih dalam akan misteri Allah, ciptaan-Nya dan karya penyelamatan, dan misteri yang secara cepat menyingkapkan dirinya dalam dialog antara Allah dan dunia yang berlangsung terus.
  2. Para Yesuit yang terlibat di dalam karya intelektual “sadar bahwa semakin maju mereka dalam ilmu apa pun, semakin dituntut hati-hati sehingga pengetahuan teologi mereka menjadi luas dan bergema sedemikian rupa sehingga mereka dapat menjalankan kerasulan ilmu dengan wibawa dan manfaat yang lebih besar (KJ 31 :29:3). Untuk rahmat ini, marilah kita berdoa kepada Tuhan.
  3. Para pembesar memperhatikan kepada mereka yang terlibat dalam ilmu-ilmu pengetahuan, memberi tugas kepada mereka terutama karya-karya riset, studi dan menulis, dan juga menjamin kebebasan penelitian dan buah-buah pikiran mereka menurut hukum. Menjamin pula kebebasan untuk mengungkapkan pikiran-pikiran mereka dengan rendah hati dan mantab tentang hal-hal yang menjadi kompetensi mereka.
  4. Kerasulan intelektual telah menjadi ciri pembentuk Serikat Yesus dari awalnya. Menghadapi tantangan-tantangan yang kompleks dan saling terkait yang dihadapi para Yesuit di semua ranah rasulinya, KJ 35 mengundang untuk memperkuat dan memperbaharui kerasulan ini sebagai sarana istimewa bagi Serikat dalam memberikan tanggapan secara memuaskan mengenai pentingnya sumbangan intelektual yang diharapkan Gereja dari Yesuit (KJ 35, 3, 39 iii).

Doa

Allah, Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus, Engkau telah memanggil kami untuk mengenali kami sendiri dalam pengabdian akan Raja Abadi dan Tuhan semesta alam (LR. 97). Engkau telah menempatkan kami dengan Putra-Mu, memanggul Salib-Nya dalam perjuangan-perjuangan hidup saudara dan saudari-Nya saat ini. Mampukanlah kami bekerja demi Kerajaan Keadilan, Cinta dan Damai-Mu dengan menempatkan semua yang kami miliki dan semua itu sepenuhnya pemberian-Mu. Bimbinglah dan lindungilah para Yesuit yang terlibat dalam masalah-masalah kerasulan intelektual yang sulit, dengan segala bentuk aspeknya yang beraneka ragam. Semoga karya-karya mereka membantu menyingkapkan misteri-misteri karya ciptaan, penyelamatan dan Kerajaan. Kami sampaikan doa ini dengan perantaraan Tuhan kami Yesus Kristus. Amin.
(Jerome D’Souza SJ)