Kunjungan Putera Altar Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang

Pagi ini, Minggu 3 Juni 2018 Kolsani mendapat kunjungan putera altar Paroki Tangerang. Sebanyak 50 putera altar beserta pendampingnya dipersilahkan untuk melihat-lihat Kolsani, bermain bola, dan ramah tamah di ruang rekreasi frateran.

Bruder Prihana SJ memperkenalkan wayang wahyu kepada putera altar dan memberi kesempatan semua putera altar untuk mencoba memainkan wayang.

Setelah kurang lebih 2 jam beranjangsana, para putera altar berpamaitan untuk pulang ke Tangerang. Semoga kunjungan ke Kolsani membuat beberapa dari mereka tertarik untuk bergabung menjadi imam atau bruder Serikat Jesus.

Tahbisan Diakon 2018

Tahun 2018 ini ada 5 warga Kolsani yang ditahbiskan menjadi diakon. Tanggal 25 Januari 2018, bersama dengan para frater Keuskupan Agung Semarang, MSF, dan OCD, Fr. Heinrich Angga Indraswara, SJ, Fr. Imanuel Eko Anggun Sugiyono, SJ, dan Fr. Ayustus Erasmus Liem, Pr. ditahbiskan menjadi diakon dari tangan Bapa Uskup Agung KAS, Mgr. Robertus Rubiyatmoko di Kapel Seminari Tinggi Kentungan, Yogyakarta.

Hari Jumat tanggal 1 Juni 2018 juga ditahbiskan menjadi diakon dari tangan Bapa Kardinal Julius Darmaatmadja SJ, Fr. Bonifacius Melkyor Pando, SJ dan Fr. Agustinus Winaryanta, SJ di gereja St. Antonius Kotabaru, Yogyakarta.

Kita semua mendokaan kelima diakon dari Kolsani ini agar dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima tahbisan imamat pada waktunya.


Liburan Komunitas Kolsani

Komunitas Kolsani menjalani liburan komunitas ke Tawangmangu, Jawa Tengah pada akhir Desember 2017 lalu. Sebelum sampai ke Tawangmangu, kami mengunjungi museum manusia purba di Sangiran. Perjalanan dilanjutkan ke Tawangmangu, yakni menuju Rumah Khalwat Santa Maria milik suster-suster SND. Kami menginap di sana selama tiga hari. Malam pertama kami habiskan untuk menikmati barbeque yang dibuat oleh Romo Dirga, SJ sambil bercerita dan menikmati game yang disediakan oleh panitia. Di hari kedua kami mengikuti outbound di Balekambang ditemani oleh Tim Lawu. Kegiatan outbound terdiri dari dinamika kelompok dan paintball. Di saat yang sama, beberapa romo mengunjungi Romo Martin Suhartono di daerah Matesih.

Malam harinya acara semakin gayeng karena panitia menyediakan game kado natal, yakni para romo dan frater dapat memiliki hadiah yang disediakan dengan syarat dapat melempar dadu kembar lalu membuka hadiah dengan sarung tangan. Satu hadiah diperebutkan oleh 5 romo atau frater. Acara malam ditutup dengan menonton film bersama.

Hari terakhir kami berencana untuk mengunjungi Umbul Ponggok di daerah Klaten. Namun karena beberapa sudah lelah, maka tidak semua ikut. Beberapa anggota komunitas memutuskan untuk kembali ke Kolsani. Liburan tahun ini diakhiri dengan menonton El Clasico, yakni pertandingan antara Real Madrid vs Barcelona, dan dimenangkan Barcelona dengan skor 3-0.(wwn)

Perayaan Syukur Hidup sebagai Jesuit: Rm. Bernhard Kieser, SJ dan Rm. A. Bagus Laksana, SJ

Rabu, 20 Desember 2017 yang lalu komunitas Kolsani mengadakan Perayaan Ekaristi syukur untuk memperingati dua anggota komunitas yang merayakan pesta hidup bhakti dalam Serikat Yesus. Mereka adalah Romo Bernhard Kieser, SJ yang merayakan 60 tahun hidup sebagai Jesuit dan Romo Albertus Bagus Laksana SJ yang memperingati 25 tahun hidup men-Jesuit.

Perayaan Ekaristi tersebut dipimpin oleh Rektor Kolsani, yakni Rm. Andreas Sugijopranoto, SJ. Dalam perayaan tersebut turut diundang pula keluarga, rekan kerja, dan kenalan. Ketika menyampaikan homilinya, Romo Kieser meminta kepada Bapak Banawiratma, yang telah lama menjadi sahabat untuk menanam pohon kelengkeng di kompleks Kolsani. Acara diakhiri dengan kegiatan ramah tamah.(wwn)

Syukur atas Gelar Doktor Rektor Kolsani

Komunitas Kolese Santo Ignatius (Kolsani) menerima kabar gembira. Hari Senin, 11 Desember 2017 yang lalu, Rm. Andreas Sugijopranoto, SJ selaku Rektor Kolsani, telah mempertahankan disertasi S3 pada ujian tertutup yang diuji oleh tujuh penguji. Judul disertasinya adalah “Perilaku Deformasi Dinding Tembok pada Bangunan Rumah Sederhana (Non-Engineered Buildings) dengan PP-Band Prategang”. Ujian tertutup berlangsung selama 2,5 jam bersama para penguji, antara lain: Prof. lr. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D, Dr.-Ing. lr. Djoko Sulistyo, Ashar Saputra, S.T., M.T., Ph.D., Dr.-Ing. lr. Andreas Triwiyono, Prof. lr. HRC. Priyosulistyo, M.Sc., Ph.D., lr. Suprapto Siswosukarto, Ph.D., dan Prof. Ir. Joko Sujono, M.Eng., Ph.D. Setelah ujian tertutup tersebut, Rm. Andre dinyatakan lulus dan memperoleh gelar doktor.

Sebagai ungkapan syukur atas gelar doktor yang diperoleh Rm. Andre, komunitas Kolsani mengadakan makan malam bersama pada hari Senin tersebut. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan ucapan terima kasih atas dukungan dari seluruh anggota komunitas. Beliau pun menyatakan bahwa tugas studi yang ia emban pertama-tama adalah wujud ketaatannya pada pembesar Serikat Yesus.

Proficiat Romo Andre, selamat melanjutkan karya yang dipercayakan oleh Serikat. Semoga inspirasi dari Romo Andre yang telah menyelesaikan studinya, dapat menjadi penyemangat bagi anggota komunitas lain yang masih studi. (wwn)