Pertemuan Religius Paroki St. Antonius Kotabaru

Pada hari Minggu, 5 November 2017, pkl. 19.00-21.00, empat frater Kolsani mengikuti pertemuan para religius yang ada di Paroki St. Antonius Kotabaru, Yogyakarta. Kegiatan yang diadakan di Aula SMA Stece ini diikuti oleh para bruder CSA, para bruder MTB, para suster CB, dan para frater Jesuit. Rm. Macarius Maharsono Probho, SJ, selaku Pastor Kepala Paroki Kotabaru menyampaikan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk membangun persaudaraan dengan saling mengenal sesama religius yang ada di paroki Kotabaru.

Selain perkenalan, pertemuan ini juga diisi dengan sharing pengalaman pelayanan di Paroki Kotabaru dari perwakilan peserta yang hadir. Dari sharing pengalaman tersebut, Rm. Mahar, SJ mengucapkan terima kasih atas pelayanan dan keterlibatan para religius di tengah umat Kotabaru. Beliau pun menegaskan bahwa para religius sudah mendapat izin umum dari paroki untuk memberikan pelayanan kepada umat di Paroki Kotabaru sejauh bisa disesuaikan dengan dinamika masing-masing komunitas religius. Rm. Mahar, SJ juga berharap kepada para religius untuk membuat gerakan yang bisa menumbuhkan benih-benih panggilan hidup bakti di paroki Kotabaru.

Acara ini ditutup dengan makan malam bersama yang diiringi dengan lagu-lagu yang dibawakan oleh para bruder novis CSA.(win)

#KoBar Berkobar – Ekaristi Kaum Muda oleh Frater Bruder Kolsani

DSC_1187

Pada hari raya Pentakosta, 15 Mei 2016, para frater dan bruder Kolsani menjadi penyelenggara EKM di Gereja St. Antonius Kotabaru, Yogyakarta. Tema yang diusung ialah “Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu” dan hastag-nya #KoBar Berkobar. Yang dimaksudkan #KoBar Berkobar ialah kobaran para umat Gereja Kotabaru sebagaimana Roh Kudus hadir dan menggerakkan hati dan budi para murid Kristus pada peristiwa Pentakosta.

Bruder Prihana SJ dengan pakaian Jawa membacakan geguritan sebagai pra-liturgi. Sesuai geguritan, Romo In Nugroho SJ mulai memimpin Ekaristi. Ia mengundang dua orang muda menceritakan kegalauannya dan meneguhkan serta meyakinkan bahwa Allah turut hadir dalam setiap pergumulan hidup kaum muda. Puisi “Api HidupKu” yang dibingkai dengan instrumental piano dan flute lagu Bimbang (AADC) mengajak umat merasa-rasakan bagaimana orang menemukan lagi sumber kekuatan dalam dirinya.

DSC_1264

Sesudah doa pembuka, muncullah para penari yang memperagakan visualisasi datangnya Roh kudus dalam lidah-lidah api. Lilin Paskah diarak para penari dan dijunjung sebagai pralambang sukacita misteri Paska yang diakhiri pada Hari Raya Pentakosta ini. Tak, hanya itu. Muncul semburan api dari kiri dan kanan altar yang menambah hidup suasana. Dalam homili yang dibawakan Romo In Nugroho SJ, turut hadir Epsilandri, mahasiswi MM Sanata Dharma dan pegiat OMK. Ia menceritakan perjuangan sebagai satu-satunya orang Katolik di keluarganya dan pengalaman pengembangan diri melalui kegiatan kaum muda.

DSC_1269

Bacaan Kisah Para Rasul menceritakan bahwa para murid Tuhan dikaruniai roh untuk berkata-kata dalam bahasa lain. Menghargai aneka ragam bahasa di tanah air, doa umat pun dibacakan dalam bahasa Papua, Flores, Dayak, Batak, Sunda oleh para perwakilan kaum muda. Dentingan piano dan flute dibawakan secara merdu untuk mengiringi Subito Choir dalam tiap lagu yang dinyanyikan. Suasana EKM berdurasi 1,5 jam ini menjadi terasa sungguh hidup.

DSC_1305

Perayaan ini dimotori oleh para frater dan bruder Yesuit di Kolsani dan melibatkan aneka kelompok kaum muda. Maka, tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Romo Maharsono Probo SJ (Pastor Paroki), Romo In Nugroho SJ (selebran), paduan suara dari Subito Choir, Tim Tari, misdinar, prodiakon, bapak koster Gereja St. Antonius Kotabaru, dan segenap umat yang hadir. Sampai jumpa pada kesempatan berikutnya! AMDG (surya)