Sarasehan IHS: Karya di Papua

Sarasehan IHS - Karya SJ di Papua 1 Sarasehan IHS - Karya SJ di Papua 2

Kolese St. Ignatius kembali mengadakan sarasehan IHS. Acara berlangsung pada Minggu, 27 September 2015 pukul 10.00-13.00 di Ruang Rekreasi Kolsani. Sarasehan kali ini mengangkat tema “Karya di Papuaā€¯. Dalam acara ini, hadir tiga orang pembicara yaitu Fr. Ant. Eko Andriyanto SJ (Teologan tahun I, pernah menjalani Tahun Orientasi Kerasulan di Le Cocq d’Armandville tahun ajaran 2014/2015), Fr. Yustus E. Liem Pr (Teologan tahun I dari Keuskupan Merauke yang kini tinggal di Kolsani) dan Rm. H. Heri Setyawan SJ (pernah menjalani Tahun Orientasi Kerasulan di Le Cocq d’Armandville tahun ajaran 2009/2011). Sebagai moderator yaitu Fr. H. Angga Indraswara SJ.

Sarasehan IHS - Karya SJ di Papua 4 Sarasehan IHS - Karya SJ di Papua 3

Sarasehan dihadiri oleh kurang lebih 50 orang yang terdiri dari komunitas Kolsani, komunitas SJ di Yogyakarta, dan beberapa rekan-rekan Papua (kolega dari Frater maupun Romo SJ) yang tinggal di Yogyakarta. Dalam diskusi tersebut, Serikat Yesus di Indonesia serius dalam mengembangkan karya di Papua. Karya itu merupakan upaya untuk memberikan perhatian kepada masyarakat Papua. Tentu saja, perhatian yang diberikan haruslah membuat masyarakat Papua semakin berkembang, bukan hanya bagi diri masing-masing individunya tetapi juga untuk masyarakat Papua secara keseluruhan.

Tahbisan Imam Serikat Yesus 2015

tahbisan 2015Hari Rabu, 29 Juli 2015 di Gereja St. Antonius Kotabaru, Yogyakarta, Uskup Agung Semarang, Mgr. Johannes Pujasumarta mentahbiskan 7 orang imam baru Serikat Jesus:

– Heribertus Heri Setyawan, S.J.
– Nikolas Kristiyanto, S.J.
– Ignatius Suryadi Prajitno, S.J.
– Yohanes Adrianto Dwi Mulyono, S.J.
– Aluisius Pramudya Daniswara, S.J.
– Rikhardus Sani Wibowo, S.J.
– Alexander Koko Siswijayanto, S.J.

Proficiat kepada para imam baru

Selamat Datang Teologan Baru

Minggu, 21 Juni 2015, komunitas Kolese Santo Ignatius (Kolsani) menerima sembilan orang frater dan satu orang bruder Jesuit. Kesembilan Frater tersebut baru saja menyelesaikan Tahun Orientasi Kerasulan (TOK) di berbagai daerah. Di Kolsani, mereka akan memulai studi teologi. Satu orang bruder yang baru saja merampungkan studi di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara akan bergabung di komunitas Kolsani untuk melanjutkan studi di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.