Santapan Batin 14

Hidup itu hendaknya seperti laba-laba. Lihatlah laba-laba itu, ia tak pernah berputus asa dalam membuat sarangnya. Dari saat ke saat, ia berputar menganyamnya, dan melebarkannya. Ketika sarang itu hancur dan rusak, ia memulai dari awal lagi membangunnya. Hidup ini perlu mencontoh dari laba-laba. Sebab hidup ini tak pernah bulat dan sempurna. Hidup ini terdiri dari patahan-patahan, kepingan-kepingan, atau fragmen-fragmen.

Dikutip dari Utusan Tahun ke-57, No. 3, 2007