Jathilan – Peringatan 90 Tahun Kolese St. Ignatius

Foto: Ign. Suyadi, SJ
Foto: Ign. Suyadi, SJ

Hari Minggu, 22 September lalu, sejak jam 10.00 sampai 16.15/16.30, dalam rangka peringatan HUT ke-90, Kolsani menyelenggarakan Pagelaran Seni Rakyat yaitu Jathilan. Di halaman depan Kolsani Jalan Abubakar Ali, sekelompok pemain jathilan dari group “Brontho Laras” Muntilan menghibur para penghuni Kolsani dan warga sekitar Kali Code, termasuk beberapa pengendara yang lewat jalan depan Kolsani. Kelompok yang terdiri dari penggamel, perias, pawang dan penjathil (buto, cakil, kethek, jaran, celeng, barongan, penthul, satria) mencapai jumlah sekitar 150 – 200-an orang; mereka bermain dalam 3 babak: 10.00-11.30, disambung 12.15-13.45, dan dilanjutkan lagi jam 14.30-16.15.

Ya, pemainnya memang banyak, bedhol desa, dari anak kecil usia 10 tahun-an, kaum remaja, laki-laki dan perempuan, sampai orang dewasa. Pemain tertua berusia 69 thn, “Putu kulo sampun 12 lho Romo, lan kulo main dados celeng niki sampun 30 tahunan!” katanya bangga! Tak sedikit yg ndadi malah sampai ada yang kesurupan! Seruuuuu, pokoknya!

Banyaknya jumlah mereka membuat beberapa karyawan/wati Kolsani plus frater harus kerap pulang pergi selama pertunjukan untuk beli ini itu guna mencukupi kebutuhan makan para anggota jathilan. Namun kerepotan tersebut tak mengurangi rasa gembira kami; dan nyatanya kepuasan memang terpancar di wajah mereka, dan tentunya wajah semua penonton. Selamat dan profisiat untuk semua pihak!