Santapan Batin 91

Ada perbedaan sikap yang cenderung ditunjukkan seseorang kepada Tuhan mengenai hasil dari doa yang dipanjatkannya. Bila orang itu merasa Tuhan telah mengabulkan doanya, maka ia akan mensyukuri rahmat atau berkat dari-Nya itu. Sebaliknya, bila orang itu merasa Tuhan tidak mengabulkan doanya, maka ia akan menggerutu atau “mendemo” Allah. Bila kita pergi ke sebuah toko dan menjumpai kata “gratis” kita mungkin sangat tertarik untuk mendekat ke situ. Nah, karena Tuhan memberikan rahmat-Nya secara gratis, maka semestinya kita juga akan tertarik dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan demikian kita sebenarnya hanya menunggu kapan gratisan itu akan datang. Maka, pertanyaan “Mengapa Tuhan tidak mengabulkan keinginan kita saja?” sebaiknya kita ganti dengan “Kapan Tuhan mengabulkan doaku?” Pertanyaan dengan kata “mengapa” lebih bernuansa menggugat. Sedangkan pertanyaan dengan kata “kapan” lebih bernuansa penantian. Sikap penantian adalah proses untuk terus membangun relasi dengan Tuhan. Relasi yang dekat membawa kesadaran bahwa kita sedang menunggu gratisan pada waktu yang tepat.

Dikutip dari Utusan, No. 05 Tahun ke-64, 2014