Perpisahan dengan Bruder Praptawidjaja, SJ

Bersama Karyawan Kolsani
Bersama Karyawan Kolsani

Kamis, 5 Juni 2014 menjadi hari terakhir Bruder Praptawidjaja, SJ berada di Komunitas Kolese St. Ignatius. Setelah kurang lebih 5 tahun tinggal di komunitas ini, mulai hari ini Bruder Prapta berpindah ke Komunitas Wisma Emmaus, Girisonta. Kemarin, Bruder Prapta melangsungkan perpisahan dengan Komunitas Kolsani. Pertama, sekitar pukul 11.00, Bruder Prapta berpamitan dengan karyawan Kolsani. Setelah itu, pukul 13.00 pada saat makan siang, beliau berpamitan dengan Frater dan Romo.

Semangat Bruder Prapta di Usianya Kini
Semangat Bruder Prapta di Usianya Kini

Bruder Prapta dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan rajin bekerja. Setiap pagi, saat seluruh karyawan bekerja, Bruder juga ikut bekerja. Beliau selalu siap dengan perlengkapan kebunnya. Beliau dengan telaten membersihkan dan mempercantik kebun yang berada di Kolsani. Pohon yang rindang dan rumput hijau yang menghiasi Kolsani, merupakan hasil karya beliau. Dari tangan beliau, Kolsani menjadi rumah yang hijau dan sejuk. Tak pernah terdengar keluhan dari Bruder Prapta selama menjalani pekerjaannya. Semangat kerja beliau di usianya yang tak lagi muda mengundang kekaguman dari siapa saja yang mengenal sosoknya. “Lihatlah pohon rambutan itu, semakin tinggi pohonnya, semakin banyak angin yang menerpanya. Ketika seseorang memangkasnya, justru pohon itu semakin bertumbuh rimbun dan berbuah. Hingga pada akhirnya, saat angin menerpanya kembali, pohon itu menjadi kuat dan tak goyah. Dalam perjalanan hidup, tentunya ‘terjangan angin’ menerpa kita. Namun, ujian itu justru yang memampukan kita menjadi pribadi yang kuat dan tangguh menghadapi ‘terpaan angin’ selanjutnya.” Terima kasih Bruder atas kebersamaannya selama ini. Selamat berkarya di tempat yang baru.