Santapan Batin 96

Seekor tikus kecil tidak senang melihat seekor kerbau besar yang tidur dan mendengkur keras. Hanya untuk bercanda, tikus kecil itu menusuk hidung kerbau. Kerbau itu bangun dan melihat tikus lari. Dia begitu marah dan mengejar tikus itu. “Akan kuberi pelajaran tikus kecil itu, ” ancamnya. Tikus bersembunyi dalam lubang pada tembok. Kerbau itu menanduk tembok, tetapi tanduknyalah yang terluka, sedangkan tikus masih aman di tempat persembunyiannya. Kerbau menanduk lagi tembok itu, tetapi lagi-lagi tanduknya yang terluka. Dari tempat persembunyian, tikus mengejek kerbau besar itu. “Engkau tidak dapat memiliki segala sesuatu dengan caramu sendiri. Ingat, kekuatan tidak selalu menang.”

Dikutip dari P. Cosmas Fernandez, Cercah-cercah Hikmah, Yogyakarta, Penerbit Kanisius, 1999, hal. 14.